Aplikasi Cara Menghitung Weton Pernikahan Jawa Online

menghitung weton

Untuk menghitung tanggal pernikahan yang baik menurut penanggalan jawa, maka kita harus mengetahui cara menghitung tanggal pernikahan jawa berdasarkan weton-nya.

Selamat datang di Walisongo.co.id. Anda bisa mencari tanggal pernikahan yang baik menurut kalender jawa dengan kalkulator tanggal kami.

Kalender jawa sendiri adalah sistem penggalan yang telah dipakai oleh kesultanan mataram dan kerajaan pecahanya.

Kalender jawa sangatlah unik, karena ia memadukan berbagai sistem penanggalan (islam, hindu, dan julian).

Mau bikin undangan pernikahan digital animasi? Cek Disini: Bikin Undangan Pernikahan Digital

Di Indonesia sendiri, masih sangat kental kebudayaan jawa dalam mengisi keseharian, salah satunya dalam mencari tanggal pernikahan yang baik.

Kepercayaan akan suatu hal membuat manusia semakin mantap hatinya, sehingga segala tindakan yang didasari oleh kepercayaan akan membuahkan hasil yang baik.

Bagi anda yang ingin menghitung hari pernikahan berdasarkan weton, silahkan gunakan kalkulator kami dibawah ini:

Kalkulator Tanggal Pernikahan

Isi tanggal lahir kamu dan pasanganmu




Apps versi 1.1.0
- Penambahan fitur detail per tanggal

Cetak Undangan Murah, klik disini >> Cetak Undangan Pernikahan

Cara Menghitung Weton Pernikahan

Kita harus percaya bahwa tuhan telah menciptakan semua hari itu baik untuk pernikahan.

Pernikahan adalah acara sakral bagi manusia untuk melepas masa lajangnya. Maka dari itu tidak boleh ada keragu-raguan dalam menjalankannya.

Salah satu manfaat kita ketika mencari hari baik pernikahan berdasarkan weton adalah agar hilang rasa ragu ketika menikah.

Cara yang dijabarkan dalam konten ini adalah hitungan secara matematis, sehingga anda perlu referensi dari ahlinya agar semakin mantap.

Dibawah ini cara menghitung weton sebelum menikah.

1. Mencari Hari Pasaran Kedua Calon

Pasaran atau sistem pancawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 5 hari, yakni : Pahing, Pon, Wage, Kliwon dan Legi. - Wikipedia

Sebagai contoh, ada dua calon yang bernama Adam dan Hawa.

Adam lahir pada 1 Januari 1995

Hawa lahir pada 2 Februari 1998

Untuk mencarinya, anda harus mencari di kalender jawa atau menggunakan aplikasi online.

Pasaran kedua calon itu adalah :

Adam Minggu Kliwon, dan Hawa : Selasa Pon

2. Mencari Neptu dan Menjumlahkannya

Setelah anda mendapatkan pasaran kedua calon, anda harus mencari neptu dengan melihat tabel dibawah ini:

neptu pasaran jawa

Dilihat pada tabel, maka neptu masing-masing calon adalah:

Adam : 13, Hawa : 10.

Jika dijumlah neptunya menghasilkan 23

3. Hari Baik untuk Menikah

Hari baik untuk menikah dalam budaya jawa bisa anda lihat pada tabel dibawah.

hari baik menikah

Untuk melangsungkan hari pernikahan, sebaiknya dilaksanakan pada hari ke 1, 2 atau 3. Hindari pada hari ke 4 dan 5.

Cara menghitung tanggal pernikahannya adalah sebagai berikut:

  • (Total Neptu Kedua Calon + Hari Baik) / 5, harus sisa 3.
  • 3 adalah hari baik pada tabel 2.
  • (23 + hari baik) / 5, sisa 3
  • Maka, angka yang memiliki sisa 3 adalah 10 dan 15.
  • (23 + 10 ) / 5 ==> 33 / 5 = 6, sisa 3
  • (23 + 15 ) / 5 ==> 38 / 5 = 7, sisa 3

Maka, hari yang baik ada hari yang neptunya 10 dan 15. Jika anda lihat pada tabel 1, maka hari yang baik adalah : Selasa Pon, Minggu Legi, Jumat Wage, Kamis Pon, Rabu Kliwon, Jumat Pahing

Kapan Bulan Terbaik untuk Pernikahan ?

Sebaiknya anda baca bagian selanjutnya berikut ini.

Menentukan Hari Baik Pernikahan

Dalam menentukan hari baik pernikahan, kita harus saring hari-hari buruknya.

Dibawah ini adalah cara menentukan hari baik yang saya rangkum dari catatan Ivan Taniputera disini.

1. Pemilihan Bulan

Dalam primbon jawa ada bulan-bulan buruk di masing-masing tahun jawa, yakni:

  1. Tahun Alip: Sura (1).
  2. Tahun Ehe: Sura (1), Sapar (2), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).
  3. Tahun Jimawal: Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).
  4. Tahun Je: Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Pasa (9), Besar (12).
  5. Tahun Dal: Jumadilakir (6), Rejeb (7), Pasa (9), Sawal (10).
  6. Tahun Be: Jumadilakir (6), Besar (12).
  7. Tahun Wawu: Sapar (2), Mulud (3), Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Pasa (9).
  8. Tahun Jimakir: Mulud (3), Jumadilawal (5), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10), Besar (12).

Dan ada kriteria bulan yang tidak terdapat hari Selasa Kliwon (Anggarakasih), yg mana hari itu tidak boleh diselenggarakan pernikahan.

Ada lagi larangan sasi, yaitu bulan yang kurang baik dimasing-masing tahun.

  1. Tahun Alip: Jumadilakir, Sela.
  2. Tahun Ehe: Rabiulawal dan Pasa.
  3. Tahun Jimawal: Mulud dan Besar
  4. Tahun Je: Sura dan Sawal
  5. Dal: Ruwah
  6. Tahun Be: Sapar dan Rejeb
  7. Tahun Wawu: Jumadilawal
  8. Tahun Jimakir: Sura dan Sela.

Itu lah bulan-bulan yang buruk dan kurang baik.

2. Pemilihan Hari

Untuk menentukan hari, dalam primbon jawa ada dua sistem yaitu Saptawara dan Pancawara.

Saptawara : Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, serta Minggu

Pancawara : Pon, Wage, Kliwon, Legi, serta Pahing

Kita coret hari yang sifatnya jelek dan sangat jelek dibawah ini:

Hari jelek: Minggu Pahing, Sabtu Pon, Jumat Wage, Selasa Kliwon, Senin Legi, dan Kamis Wage.

Hari sangat jelek: Rabu Lebi, Minggu Pahing, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Sabtu Kliwon.

Selanjutnya, ada hari yang kurang baik yaitu kunarpaning warsa (k) dan sangaaring warsa (s). Berikut daftarnya.

  1. Tahun Alip: Sabtu Pahing (k) dan Jum'at Legi (s)
  2. Tahun Ehe: Kamis Pahing (k) dan Selasa Kliwon (s)
  3. Tahun Jimawal: Senin Pagi (k) dan Minggu Kliwon (s)
  4. Tahun Je: Jumat Legi (k) dan Kamis Wage (s)
  5. Tahun Dal: Rabu Kliwon (k) dan Senin Pon (s)
  6. Tahun Be: Minggu Wage (k) dan Sabtu Legi (s)
  7. Tahun Wawu: Kamis Pon (k) dan Rabu Pahing (s)
  8. Tahun Jimakir: Selasa Pon (k) dan Minggu Legi (s).

Ada lagi dalam primbon jawa yang dinamakan Taliwangke, yaitu hari buruk pada masing-masing bulan.

  1. Sura: Rabu Pahing
  2. Sapar: Kamis Pon
  3. Mulud: Jumat Wage
  4. Bakda Mulud: Sabtu Kliwon
  5. Jumadilawal: Senin Kliwon
  6. Jumadilakir: Selasa Legi
  7. Rejeb: Rabu Pahing
  8. Ruwah: Kamis Pon
  9. Pasa: Jumat Wage
  10. Sawal: Sabtu Kliwon
  11. Sela: Senin Kliwon
  12. Besar: Selasa Legi

3. Pemilihan Tanggal

Dalam pemilihan tanggal, ada tanggal (jawa / hijriah) yang buruk untuk melaksanakan pernikahan yaitu:

  1. Sura: 17, 27, 11, dan 14
  2. Sapar: 19, 22, 1, dan 20
  3. Mulud: 13, 23, 10, dan 15
  4. Bakda Mulud: 15, 25, 10, dan 20
  5. Jumadilawal: 16. 26, 10, dan 11
  6. Jumadilakir: 11, 21, 3, dan 14
  7. Rejeb: 12, 22, 11, dan 12
  8. Ruwah: 14, 24, 19, dan 28
  9. Pasa: 15, 25, 10, dan 20
  10. Sawal: 17, 27, 2, dan 20
  11. Sela: 11, 21, 6, dan 12
  12. Besar: 13, 23, 1, dan 20.

Adapula yang disebut tanggal naas pada masing-masing bulan yaitu:

  1. Sura: tanggal 11 dan 6.
  2. Sapar: tanggal 1 dan 20.
  3. Mulud: tanggal 10 dan 20.
  4. Bakda Mulud: tanggal 10 dan 20.
  5. Jumadilawal, tanggal 1 dan 11
  6. Jumadilakir, tanggal 10 dan 14
  7. Rejeb: tanggal 2 dan 14
  8. Ruwah: tanggal 12 dan 13
  9. Pasa: tanggal 9 dan 20
  10. Sawal: tanggal 10 dan 20
  11. Sela: tanggal 12 dan 13
  12. Besar: tanggal 6 dan 10.

Dan ada tanggal sangar yakni:

  1. Sura: tanggal 13
  2. Sapar: tanggal 10
  3. Mulud: tanggal 8
  4. Bakda Mulud: tanggal 28
  5. Jumadilawal: tanggal 28
  6. Jumadilakir: tanggal 18
  7. Rejeb: tanggal 18
  8. Ruwah: tanggal 26
  9. Pasa: tanggal 24
  10. Sawal: tanggal 2
  11. Sela: tanggal 28
  12. Besar: tidak ada.

Dan ada juga tanggal Bangas Padewan yang tidak boleh digunakan untuk pernikahan

  1. Sura: tanggal 11
  2. Sapar: tanggal 20
  3. Mulud: tanggal 1 dan 15
  4. Bakda Mulud: tanggal 10 dan 20
  5. Jumadilawal: tanggal 10 dan 11
  6. Jumadilakir: tanggal 10 dan 14
  7. Rejeb: tanggal 13 dan 27
  8. Ruwah: tanggal 4 dan 28
  9. Pasa: tanggal 7 dan 20
  10. Sawal: tanggal 10
  11. Sela: tanggal 2 dan 22
  12. Besar: tanggal 6 dan 20

Satu lagi ada hari-hari naas yang juga disebut sebagai naas para nabi, yaitu : Sura, tanggal 13; Mulud, tanggal 3; Bakda Mulud, tanggal 16; Jumadilawal, tanggal 5; Pasa, tanggal 21; Sela, tanggal 24; Besar, tanggal 25.

Penutup

Mungkin itu saja yang bisa kami share pada konten kali ini.

Pada dasarnya semua hari itu diciptakan tuhan selalu baik.

Manusia hanya bisa berencana dan berusaha, hasilnya tergantung kehendak tuhan.

Semoga konten ini bermanfaat, terima kasih!

Referensi

Aplikasi ini dirancang oleh :
Akhlakul Adam Prasetya, S.H., Studi Hukum Pidana Islam UIN Walisongo Semarang.

Referensi bacaan online :
https://www.facebook.com/notes/ivan-taniputera/cara-menentukan-hari-baik-bagi-pernikahan-menurut-primbon-jawa/10154604293506942/
https://maumenikah.com/cara-menghitung-hari-pernikahan-berdasarkan-weton/

Aplikasi Lainnya

24 Comments

  1. Cuma mau koreksi aja pak ….tanggal 22 april 2020…itu tanggal jawanya di kalender perhitungan online rabu tgl 29 pon ….seharusnya rabu tgl 28…mohon dikoreksi…terima kasih 🙏🙏🙏

    1. Kalau menurut kalkulator kami, 22 April itu 22 Pon (Rabu Pon). memang terkadang selisih 1 hari karena kalender jawa juga memadukan kalender islam, dimana kalender islam sering terjadi selisih tggl 1 hari.

      ===
      22 April 2020
      Kalender Jawa : 29 Ruwah 1953Ja (Tahun Wawu)
      Kalender Hijri : 29 Syakban 1441H

      1. Kak nikah tanggal 23 november 2019 Sabtu pahing.. untuk pasangan pria minggu kliwon wanita jumat legi ??? Apakah bagus kak

  2. Hari minggu tamggal 12 april
    Di situ tanggal jawa nya 19 pon,
    Itu slah min koreksi lagi
    Itu harus nya 18 pon

    1. Informasikan juga tahunnya, biar bisa kami crosschek. Mengingat, kalender jawa adalah perpaduan dengan kalender hijriah, maka wajar jika ada selisih satu hari.

  3. Mohon info untuk tgl 18 September 2020 bukankah tgl jawanya seharusnya 30 pahing? jadi untuk seterusnya mempengaruhi?

    1. 18 September pasarannya Jumat Pahing.. kalau untuk tanggal 1 Safar, jikalau ada perbedaan 1 hari itu tidak masalah, karena dlm kalender islam belum ada kesepakatan tanggal

  4. Kak mau tnya jika pria lahir tgl 1 sept 87 Sdngkan wanita nya 14 jan 94, 18 nov baik tau tidak ya ka? Tkut hitung2an saya salah..

  5. Minta tolong update program agar bisa melihat/menchek pernikahan sebelum tahun 2000.. apakah bagus ataukah tidak, misal tgl 12 Agustus 1990.
    Terimakasih.

  6. Tanggal berapakah yang bagus dn cocok untuk pernikahan di bulan November 2020 ini .
    Dengan itungan pria dn wanita yg ketemunya angka 18
    Wanita ( selasa kliwon )
    Pria (selasa Wage) ?

  7. Ngapunten Mohon maaf Pak Adam, anak sy lahir 1 Sept 1996 n calon suami 17 dec 1994 mau nikah sy carikan tanggal tp TDK mau n anak sy minta akhir February 2021 tp Sabtu atau minggu, mohon bantuan n pencerahan nya adakah hari baik untuk pernikahan anak sy akhir February 2021 jatuh hari Sabtu atau Minggu???!!!
    Matursuwon mugi pinaringan sehat 🙏🙏🙏

  8. assalamualaiku…maaf saya moho pencerahanya suhu saya mau nikahin adik saya tgl 2 november 2020 sedangkan hari kelahiran adik saya 09 desember 1983 dan calon istrinya 5 oktober 1982..saya mohon penjelasan..terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *